Ngeblog atau Lapar
Dulu aku punya temen satu asrama yang hobby nulis, n tulisannya sering dimuat di surat kabar. Di dinding kamarnya terdapat sebuah tulisan bertuliskan “NULIS ATAU LAPAR”. Bagi dia menulis emang bukan hanya sekedar hoby tapi menulis juga menjadi nafas hidupnya karena dengan menuslis dia diamampu menjadi mahasiswa mandiri yang tidak menggantungkan hidup dari kiriman dari ortunya. Berkat keahliannya dibidang tulis menulis dia juga menjadi salah satu orang terpenting LPM kampus yang bergerak dalam bidang jurnalis sehingga dia pun sering mendapat kesempatan untuk menjadi pemateri atau menjadi moderator dalam seminar-seminar bersekala nasional maupun internasional. Selain itu dia juga sering menang kalau ikut lomba. Sekarang ini dia sudah lulus dengan nilai cumloud n dapat beasiswa s2 gratis
Sebenarnya banyak sekali pelajaran yang aku dapat dari dia tentang kehidupan. Salah satunya ketika kita mempunya cita-cita maka kejarlah itu dengan segenap jiwa dan raga kita. Dan ketika melakukan suatu aktifitas itu harus dilakukan dengan sepenuh hati dan untuk melakukannya kita harus mencari pekerjaan atau kesibukan yang kita merasa enjoy dengannya sehingga dalam melakukannya kita gak meresa beban ataupun tertekan
Setalah berpisah selama hampir dua tahun Gak nyangka sekarang aku juga hampir bernasip seperti dia apa lagi setelah blogku ada yang naik pangkat n diterima blogvertise. Hanya saja kalau dia kemudian punya prinsip “nulis atau lapar” kalau aku slogannya NGEBLOG ATAU LAPAR …





































setuju. kalo udah jadi kebutuhan, maka akan terasa lebih tulus ikhlas menjalaninya. oiya, link udah saya pasang. link blog punya saya kasih nick Asmus aja. thanx…